Rabu, 22 Mei 2013

Merelakan menyakitkan hati

Dia yang kamu sebut-sebut sempurna, dia yang kamu bilang segalanya..
Tapi dia pula yang akhirnya membuatmu teteskan air mata...
Bukan dia yang sama kamu apa adanya. Bukan dia yang selalu ada.
Apa pundaknya sekuat aku? Menampung keluh kesahmu!
Apa bahagianya sesederhana aku? Melihat senyummu...
Apa kamu tau serapuhnya hati aku?
Hmmm.......... Hari demi hari aku lewati dengan benci, aku benci keadaan ini.
Keadaan ketika aku tidak bisa apa-apa lagi..
Untuk kamu yang sudah orang miliki..........
Harusnya aku yang mengusap air matamu, harusnya aku yang berada disana!
Meski semuanya sudah terlambat. Tapi aku yang lebih sayang sama kamu!
Dan......... Kenyataan nya merelakanmu tetap saja menyakitkan hati:''''')